Abstract
Latar Belakang: Berdasarkan data dari Profil Kesehatan Bantul 2012, diare adalah satu dari 10 penyakit utama pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Panembahan Senopati Bantul. Persentase infeksi protozoa usus di Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati, Bantul, Yogyakarta tidak diketahui secara spesifik. Tujuan: Untuk menentukan persentase kasus protozoa usus dan faktor-faktor terkait pada pasien rawat inap yang mengalami diare di rumah sakit Panembahan Senopati. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2014-Februari 2015. Metode yang digunakan adalah penelitian analitik observasional. Hasil: EJumlah infeksi protozoa usus pada pasien dengan diare adalah 37 orang (45,1%) dari total 82 subjek penelitian. Protozoa usus E. histolytica ditemukan sebanyak 4 orang (4,9%), E. coli 1 orang (1,2%) Cryptosporidium 25 orang (30,5%), Blastocystis 2 orang (2,4%), dan infeksi campuran (E.histolytica & Cryptosporidium) 5 orang (6,1%). Analisis bivariat menunjukkan faktor yang terkait dengan infeksi dengan hubungan yang signifikan (p <0,05) adalah fasilitas sanitasi air (p <0,000), fasilitas toilet (p <0,000), dan pengelolaan sampah (p <0,004). Analisis multivariat menunjukkan fasilitas air sanitasi dan fasilitas toilet dapat memberikan risiko pada saat yang sama. Kesimpulan: Persentase infeksi protozoa usus pada pasien rawat inap diare di Rumah Sakit Panembahan Senopati pada periode September 2014-Februari 2015 adalah 45%. Fasilitas air sanitasi, fasilitas toilet, dan fasilitas pengelolaan sampah berhubungan dengan kejadian infeksi protozoa usus.
Cite
CITATION STYLE
Muhajir, N. F., Herdiana, E., & Mulyaningsih, B. (2019). Study of intestinal protozoa infectio in the hospitalized patients diagnosed with diarrhoea in the Panembahan Senopati hospital. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 10(2), 176–184. https://doi.org/10.20885/jkki.vol10.iss2.art10
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.