Evaluasi Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada Kompetensi Dasar Literasi Membaca Peserta Didik Sekolah Dasar

  • Sari V
  • Sayekti I
N/ACitations
Citations of this article
482Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tahun 2021 dikeluarkan kebijakan program “Merdeka Belajar” untuk memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia. Salah satu poin dalam program tersebut adalah pelaksanaan AKM kompetensi literasi yang baru diterapkan tahun 2021. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian untuk melakukan evaluasi pelaksanaan AKM 2021 dan memperoleh informasi efektivitas  AKM literasi untuk mengukur kompetensi peserta didik. Penelitian dilakukan menggunakan penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan tiga prosedur yaitu: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil reduksi data menunjukkan bahwa persiapan yang dilakukan oleh sekolah dalam melaksanakan AKM belum maksimal. Hal ini mengakibatkan peserta didik merasa kesulitan dalam menjawab soal – soal yang dihadapi. Banyak yang mengungkapkan bahwa soal yang dihadapi tidak sesuai dengan materi yang diterima selama proses pembelajaran di kelas. Hasil AKM yang akan diterima oleh sekolah menjadi tolok ukur kompetensi yang dimiliki peserta didik. Selama dikeluarkannya kebijakan AKM hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan kompetensi peserta didik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, V. P., & Sayekti, I. C. (2022). Evaluasi Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) pada Kompetensi Dasar Literasi Membaca Peserta Didik Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 5237–5243. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i3.2907

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free