MODEL DATA MINING DALAM PENENTUAN KELAYAKAN PEMILIHAN TEMPAT TINGGAL MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES

  • Fithri D
N/ACitations
Citations of this article
211Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Berkembangnya teknologi dan kemajuan pertumbuhan penduduk di Indonesia, mengakibatkan semakin meningkatnya daya beli untuk kebutuhan tempat tinggal. Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya, perumahan-perumahan yang sudah disiapkan dengan menggunakan cara angsuran atau cicilan yang murah. Oleh karena itu, banyak konsumen yang masih merasa kesulitan dalam menentukan letak atau lokasi tempat tinggal. Tempat tinggal yang baik adalah tempat tinggal yang dapat memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Penelitian ini membahas tentang pemilihan tempat tinggal yang layak sesuai dengan 7 kriteria, yaitu Keamanan, fasilitas Umum, bebas banjir, harga, air bersih, model, sejuk dan nyaman. Dalam penentuan kelayakan pemilihan tempat tinggal dengan metode Naive Bayes dan pemodelan Data mining dihasilkan 3 kriteria utama dalam penentuan kelayakan pemilihan tempat tinggal yaitu keamanan, bebas banjir dan harga tempat tinggal. Model Data mining untuk penentuan tempat tinggal menggunakan metode Naive Bayes memberikan manfaat yang besar untuk konsumen dalam mempertimbangkan penentuan pencarian tempat tinggal, yang diantaranya menghasilkan probabilitas antara layak (sesuai) atau tidak sesuai, yang nantinya dapat digunakan oleh masyarakat umum untuk mempermudah dalam penentuan pencarian tempat tinggal. Kata kunci: naive bayes, masyarakat, tempat tinggal.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fithri, D. L. (2016). MODEL DATA MINING DALAM PENENTUAN KELAYAKAN PEMILIHAN TEMPAT TINGGAL MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES. Simetris : Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 7(2), 725. https://doi.org/10.24176/simet.v7i2.787

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free