STRATEGI MEMBERDAYAKAN BELAJAR DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

  • Indrioko E
N/ACitations
Citations of this article
23Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Abstrak Key word : Islam, belajar, pendidikan. Dalam Islam  terdapat anjuran yang menegaskan bahwa belajar  merupakan sebuah kewajiban bagi laki-laki dan perempuan. Aktivitas belajar adalah untuk memperoleh keberhasilan dalam pengembangan potensi dan bakat seseorang. Belajar merupakan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman dari proses pembelajaran dengan serangkaian aktivitas misalnya: membaca, mencoba sesuatu, mengikuti arah tertentu, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya (aktivitas ruhani-jasmani) menuju perkembangan pribadi yang utuh. Siswa yang sedang dalam proses belajar wajib hukumnya mempunyai niat yang luhur dalam dirinya, yaitu bahwa belajar merupakan salah satu bagian dari ibadah yang bertujuan mencari ridha Allah SWT, mendapat kebahagiaan akhirat, memerangi kebodohan, dan meningkatkan peradaban bagi masyarakat. Di lembaga Pendidikan Islam  tentu belajar perlu diberdayakan agar peserta didik menjadi sosok pembelajar mandiri, ada beberapa strategi memberdayakan belajar diantaranya; dilaksanakan kegiatan diskusi setiap hari, mengadakan program menulis setiap hari, diadakan lomba setiap hari, melaksanakan praktek setiap hari, diadakan sistem perpustakaan keliling, melatih penelitian sederhana, dan mengadakan studi banding. Dengan pemberdayaan belajar yang intensif maka pendidikan Islam akan menghasilkan lulusan-lulusan mandiri dan tangguh sebagai penopang kemajuan Islam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Indrioko, E. (2018). STRATEGI MEMBERDAYAKAN BELAJAR DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 33. https://doi.org/10.19105/tjpi.v13i1.1667

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free