Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam

  • Wahidah E
  • Marlina L
N/ACitations
Citations of this article
71Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini akan menjelaskan tentang persoalan yang tengah dihadapi oleh bangsa ini yaitu minimnya rasa untuk saling menghargai dan sikap terbuka dalam menerima setiap perbedaan baik dalam konteks hubungan sosial, hak asasi manusia maupun kehidupan beragama. Pentingnya menginternalisasi nilai-nilai multikultural agar tercipta generasi yang inklusif dan menghargai keragaman sehingga sekolah dapat memberikan pembelajaran yang berorientasi pada kesadaran peserta didik akan pentingnya memiliki sikap toleransi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum tentang pengembangan internalisasi nilai-nilai multikultural, strategi serta faktor pendukung dan penghambatnya dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam ( Studi di SD Daya Susila Garut) . Penelitan ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian deskriptif analitis. Pengumpulan data yang peneliti lakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan menggunakan teori Miles dan Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan  hasil penelitian, nilai-nilai multikultural yang diinternalisasi meliputi 1)  sikap saling menghargai, 2) sikap toleransi, dan 3) sikap solidaritas yang ditunjukkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari. Strategi yang dilakukan adalah dengan menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, menghargai pluralisme agama, mempromosikan nilai-nilai sosial dan etika yang baik, serta memberikan contoh positif kepada siswa melalui tindakan nyata. Faktor pendukung dan penghambat mencakup dukungan institusi pendidikan, keberagaman di lingkungan sekolah, faktor internal guru dan siswa, serta materi pembelajaran PAI. Kata Kunci : internalisasi nilai, multikultural, mata pelajaran PAIThis research will explain the problems faced by this nation, namely the lack of mutual respect and an open attitude in accepting every difference both in the context of social relations, human rights and religious life. The importance of internalising multicultural values in order to create a generation that is inclusive and appreciates diversity so that schools can provide learning that is oriented towards students' awareness of the importance of having an attitude of tolerance. This research aims to describe in general about the development of internalisation of multicultural values, strategies and supporting and inhibiting factors in learning Islamic Religious Education (Study at SD Daya Susila Garut). This research uses a qualitative approach, with descriptive analytical research methods. The data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis used Miles and Hubberman's theory of data reduction, data presentation and conclusion. Based on the results of the research, the internalised multicultural values are reflected in the mutual respect, tolerance, and solidarity shown by the students in their daily lives. The strategy is to create an inclusive educational environment, respect religious pluralism, promote good social and ethical values, and provide positive examples to students through real actions. Supporting and inhibiting factors include the support of educational institutions, diversity in the school environment, internal factors of teachers and students, and PAI learning materials.Keywords: value internalisation, multicultural, PAI subject

Cite

CITATION STYLE

APA

Wahidah, E. Y., & Marlina, L. (2025). Internalisasi Nilai-Nilai Multikultural Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Masagi, 3(2), 40–47. https://doi.org/10.37968/masagi.v3i2.880

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free