PERBANDINGAN FONOLOGI BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MANDARIN

  • Mulyaningsih D
N/ACitations
Citations of this article
209Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan persamaan dan perbedaan antara fonetik Indonesia dan Mandarin. Penelitian ini juga memprediksi kesulitan bagi pelajar Indonesia untuk mempelajari fonetik bahasa Mandarin. Data dikumpulkan dari buku Indonesia dan Mandarin. Penelitian ini menggunakan logi dan teori analisis kontrastif, dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan de analisis isi. Hasil penelitian ini adalah: Fonetik Indonesia dan Mandarin memiliki persamaan dan perbedaan, perbedaannya adalah karena Mandarin memiliki nada yang mempengaruhi makna dan perbedaan di daerah dan bagaimana untuk mengartikulasikan suara Mandarin. Kesamaan antara fonem segmental Indonesia dan Mandarin vokal dan konsonan memiliki kesamaan: i, u, a, e, o, b, p, m, f, n, l. Fonem suprasegmental Indonesia dan Mandarin memiliki penekanan kesamaan yang telah berfungsi pada tingkat kalimat. Sementara perbedaan segmental fonem Indonesia dan Mandarin, Indonesia tidak memiliki {ü} vokal, tidak memiliki konsonan, retrofleks konsonan dan tidak berpengaruh pada makna nada. Perbedaannya diprediksi yang menyebabkan kesulitan bagi pelajar dari Mandarin.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mulyaningsih, D. H. (2014). PERBANDINGAN FONOLOGI BAHASA INDONESIA DAN BAHASA MANDARIN. BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 13(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/bahtera.131.01

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free