INTEGRASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

  • Sirojuddin A
  • Hairunnisa H
N/ACitations
Citations of this article
184Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar selaras dengan dinamika zaman, tantangan radikalisme, serta kebutuhan pendidikan karakter yang inklusif dan moderat. Dalam konteks ini, integrasi nilai moderasi beragama menjadi penting untuk membentuk peserta didik yang toleran, adil, dan menghargai keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai moderasi beragama dapat diintegrasikan secara prosedural dan filosofis dalam pengembangan kurikulum PAI di Indonesia. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif, kajian ini menganalisis prinsip-prinsip dasar pengembangan kurikulum, karakteristik moderasi beragama, serta implementasinya dalam berbagai mata pelajaran PAI, seperti Al-Qur’an Hadis, Aqidah Akhlak, dan Fiqh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai seperti tawasuth (jalan tengah), i’tidal (keadilan), tasamuh (toleransi), dan musyawarah (syura) telah dan dapat terus diinternalisasikan secara sistematis dalam materi ajar, metode pembelajaran, serta orientasi pendidikan Islam secara umum. Integrasi ini dinilai mampu membentuk peserta didik yang berkarakter moderat dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan beradab.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sirojuddin, A., & Hairunnisa, H. (2025). INTEGRASI NILAI MODERASI BERAGAMA DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. TAJDID: Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Kemanusiaan, 9(1), 288–303. https://doi.org/10.52266/tadjid.v9i1.4296

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free