Abstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada para penenun dalam mengembangkan aktivitas mereka sebagai salah satu daya tarik wisata budaya dan menyiapkan para penenun untuk menjadi tuan rumah (winisatawan) yang akan berinteraksi langsung dengan wisatawan. Selain itu, memberikan bimbingan kepada para pelaku usaha lokal mengenai desain produk wisata yang dapat dijadikan sebagai souvenir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat lokal melalui kegiatan bimbingan tersebut yaitu adanya partisipasi aktif para penenun dan pelaku usaha lokal dalam mengembangkan kegiatan wisata budaya dan meningkatkan keterampilannya dalam mendesain produk wisata yang dapat dijadikan sebagai cenderamata yang diminati oleh wisatawan. Selain itu, hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal sebagai ikon dari wilayah tersebut. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Masalili Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara dengan peserta dari masyarakat setempat khususnya para penenun dan pelaku usaha lokal. Pengabdian ini dilakukan dengan memberikan bimbingan melalui tahapan observasi, identifikasi penenun dan para pelaku usaha lokal, persiapan materi, pelaksanaan pembimbingan, praktek sebagai tuan rumah yang siap memberikan pelayanan kepada wisatawan dan pemandu wisata, mendesain produk wisata berupa souvenir dan evaluasi kegiatan.
Cite
CITATION STYLE
Hermina, S., Burhan, F., Koso, H., Latif, A., & Wahidin, L. O. (2024). BIMBINGAN DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA BUDAYA KEPADA PARA PENENUN DAN PELAKU USAHA LOKAL DI DESA MASALILI KABUPATEN MUNA SULAWESI TENGGARA. Harmoni: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 60–70. https://doi.org/10.33772/07dfqb77
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.