Hubungan Kecemasan Sosial dengan Pengungkapan Diri dalam Hubungan Pertemanan

  • Sigarlaki M
  • Nurvinkania A
N/ACitations
Citations of this article
301Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kecemasan sosial adalah suatu kondisi seorang individu yang mengalami ketakutan, disertai kecemasan dalam menghadapi interaksi dan performansi di lingkungan sosial. Pada penelitian ini ditemukan bahwa terdapat mahasiswa yang mengalami kecemasan sosial, padahal salah satu tugas perkembangan remaja akhir (mahasiswa) adalah menjalin hubungan yang matang dengan teman sebaya, dan pengungkapan diri menjadi salah satu faktor yang menunjang kelancaran hubungan tersebut. Namun belum dapat dipastikan apakah adanya hubungan antara kecemasan sosial dan pengungkapan diri. Oleh karena itu tujuan dari penelitian adalah menentukan hubungan antara kecemasan sosial dengan pengungkapan diri dalam pertemanan pada mahasiswi universitas “X”, melalui metode kuantitatif. Hipotesis penelitian adalah terdapat hubungan antara kecemasan sosial dengan pengungkapan diri dalam pertemanan. Sampel yang digunakan sebanyak 106 orang dengan menggunakan metode pengumpulan sampel accidental sampling. Peneliti menggunakan alat ukur SAS-A (Social Anxiety Scale for Adolescents) oleh La Greca dan Lopez (1998) yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rizkadina (2016) dan alat ukur yang dibuat oleh Miranda (2021) berdasarkan teori pengungkapan diri Wheeless & Grotz (1976). Kedua alat ukur telah diuji reabilitasnya dengan koefisien 0,930 untuk skala kecemasan sosial dan 0,927 untuk skala pengungkapan diri. Melalui teknik analisis rank spearman ditemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kecemasan sosial dengan pengungkapan diri dalam pertemanan, penelitian selanjutnya diharapkan untuk dapat mempertimbangkan variabel lain yang mungkin memiliki hubungan dengan kedua variabel seperti kesepian atau tipe kepribadian.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sigarlaki, M. A., & Nurvinkania, A. A. (2022). Hubungan Kecemasan Sosial dengan Pengungkapan Diri dalam Hubungan Pertemanan. Humanitas (Jurnal Psikologi), 6(3), 345–362. https://doi.org/10.28932/humanitas.v6i3.5807

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free