LUBANG BIOPORI: SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI DESA NEGERI NGARIP

  • Eri Setiawan
  • Netti Herawati
  • Khoirin Nisa
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
104Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Dalam pengolahan sampah, masyarakat desa kebanyakan masih bertumpu pada unsur penimbunan sampah kemudian dilakukan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir sampah. Selain itu, masih banyak masyarakat desa yang melakukan proses pembakaran sampah untuk mengurangi timbunan sampah yang dihasilkan. Akibatnya, terjadi peningkatan polusi udara dan tanah di lingkungan desa. Artikel yang berjudul “Lubang Biopori: Solusi Berkelanjutan Dalam Mengelola Sampah Organik di Desa Negeri Ngarip” membahas pemanfaatan lubang biopori sebagai solusi yang diterapkan oleh kelompok penulis dalam mengatasi permasalahan sampah di Desa Negeri Ngarip, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus. Lubang biopori dapat membantu mengurangi sampah organik dengan cara menguraikan sampah organik dan mengubahnya menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan oleh petani. Pendekatan dilakukan dalam dua tahapan yaitu pendekatan persuasif dengan melakukan sosialisasi guna memacu minat dan rasa ingin tahu masyarakat terkait lubang biopori serta pendekatan aksional dimana mahasiswa melakukan praktik pembuatan lubang biopori secara langsung. Hasil kegiatan adalah terpasangnya satu lubang biopori sebagai contoh untuk dimanfaatkan dan dikembangkan masyarakat, terciptanya pupuk organik padat yang dapat dimanfaatkan oleh petani, serta terbentuknya pola pikir baru dalam mengelola sampah, khususnya sampah organik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Eri Setiawan, Netti Herawati, Khoirin Nisa, Saidi, S., & Ruby, T. (2023). LUBANG BIOPORI: SOLUSI BERKELANJUTAN DALAM MENGELOLA SAMPAH ORGANIK DI DESA NEGERI NGARIP. BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, 3(2), 118–125. https://doi.org/10.23960/buguh.v3n2.2145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free