Abstract
Persalinan sectio caesarea (SC) mengalami peningkatan di berbagai dunia termasuk di Indonesia. Keluhan utama setelah persalinan sectio caesarea adalah nyeri dengan in-tensitas yang berbeda-beda. Nyeri yang tidak ditangani, menyebabkan ketidaknyamanan, terganggunya mobilisasi dan terhambatnya bonding attactment. Metode non-farmakologi untuk mengatasi nyeri pasca operasi caesar adalah Slow Stroke Back Massage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Slow Stroke Back Massage terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea. Desain penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperiment, dengan pendekatan pre-posttest control group design. Subyek penelitian ini adalah seluruh ibu pasca operasi Caesar di Rumah Sakit Nahdhatul Ulama' (RSNU) Jombang. Besar sampel sebanyak 34 responden dengan teknik Purposive Sampling dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok SSBM (n=17) dan kelompok kontrol (n=17). SSBM dilakukan dengan mengusap kulit punggung secara perlahan selama 20 menit. Instrumen untuk mengukur nyeri adalah Numerical Rating Scale (NRS). Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test dan uji Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan Slow Stroke Back Massage berpengaruh terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea (p<0,05). Terdapat perbedaan pengaruh antara kelompok SSBM dan kelompok kontrol terhadap intensitas nyeri post sectio caesarea (p<0,05). Slow Stroke Back Massage efektif menurunkan intensitas nyeri post sectio caesarea.
Cite
CITATION STYLE
Mukhoirotin, M., & Maulidia Rahmawati, E. (2025). Intervensi Slow Stroke Back Massage Untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Post Sectio Caesarea. Health Information : Jurnal Penelitian, 16(1), 68–76. https://doi.org/10.36990/hijp.v16i1.1118
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.