Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pencernaan Kucing Menggunakan Naïve Bayes Dan Certainty Factor

  • Nurlisa Aulia
  • Gede Susrama I
  • Yulia Puspaningrum I
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kucing merupakan hewan peliharaan yang populer karena tingkahnya yang lucu dan dapat menjadi teman bermain untuk melepas penat. Akan tetapi kucing juga dapat terserang penyakit, khususnya yang menyerang sistem pencernaan. Salah satu langkah yang paling sering dilakukan jika kucing menunjukkan gejala sakit adalah membawanya ke klinik. Akan tetapi klinik hewan tidak selalu menyediakan layanan 24 jam sehingga sulit untuk menemui dokter hewan dalam keadaan darurat, hal tersebut menyebabkan banyaknya hewan peliharaan yang tidak tertolong. Oleh karena itu, perlu dibangun suatu sistem yang dapat membantu mendiagnosa penyakit pada pencernaan hewan peliharaan, khususnya kucing, berdasarkan beberapa gejala yang dialaminya secara tepat dan akurat. Sistem diagnosa ini dirancang menggunakan metode Naive Bayes dan Certainty Factor. Naive Bayes melakukan klasifikasi dengan menghitung nilai prior, likelihood dan posterior dari setiap gejala penyakit yang ditentukan oleh pengguna. Certainty Factor digunakan untuk menghitung derajat keyakinan dari hasil klasifikasi Naive Bayes. Penelitian ini menggunakan 150 data training dan 50 data testing dengan 7 macam jenis penyakit. Setelah dilakukan pengujian, diperoleh tingkat akurasi program sebesar 90%.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurlisa Aulia, Gede Susrama, I., & Yulia Puspaningrum, I. (2021). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Pencernaan Kucing Menggunakan Naïve Bayes Dan Certainty Factor. Jurnal Informatika Dan Sistem Informasi, 2(2), 138–144. https://doi.org/10.33005/jifosi.v2i2.347

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free