Pengembangan Program Ekoliterasi Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun di Pesisir Pantai Kebumen

  • Isnaningsih A
  • Koesmadi D
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak usia dini sebagai generasi penerus memiliki peran yang penting dalam pengembangan literasi budaya. Melalui pengembagan literasi budaya berbasis STEAM, anak dapat menjaga serta melestarikan litrasi budaya berupa makanan khas daerah pesisir kebumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan program ekoliterasi STEAM yang disesuaikan untuk anak usia dini untuk membuat makanan khas daerah dari sumber daya lingkungan setempat anak. Penelitian ini menggunakan model ADDIE dengan validasi ahli dan uji efektivitas prettest-posttest. Objek penelitian didilaksanaka pada 8 lembaga  satuan pendidikan PAUD dan 80 anak. Teknik pengumpulan data dibagi menjadi dua yaitu kelayakan produk buku panduan program ekoliterasi melalui kuesioner ahli dan pengguna/guru serta pengumpulan data pada variable kemampuan literasi budaya dilakukan melalui observasi. Uji efektivitas  menggunakan uji t pretest-posttest. Program ini meningkatan literasi budaya anak dari skor rerata 61.7 menjadi 87.05 Kesimpulan program ekoliterasi STEAM yang dikembangkan dapat meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Isnaningsih, A., & Koesmadi, D. P. (2024). Pengembangan Program Ekoliterasi Berbasis STEAM untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 5-6 Tahun di Pesisir Pantai Kebumen. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 939–947. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.858

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free