Abstract
Kesehatan dan keselamatan kerja perlu dijalankan dengan baik dalam suatu pekerjaan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi terjadinya kelelahan kerja. Kelelahan kerja merupakan suatu kondisi di mana seseorang mengalami pelemahan baik fisik maupun mental. Saat seseorang mengalami kelelahan kerja maka produktivitas, efisiensi serta efektivitas kerja dapat ikut menurun. Waktu kerja yang berlebihan dari aturan yang telah ditetapkan dapat mengakibatkan kekelahan kerja. Pada PT. United Steel Center, terdapat sebuah divisi yang memiliki durasi waktu kerja sangat panjang yaitu 33.420 menit atau 557 jam pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukkan analisis untuk mengetahui apakah terjadi kelelahan secara subjektif pada operator mesin di divisi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Subjective Self Rating Test (SSRT). Berdasarkan hasil penyebaran kuesioner SSRT dan analisis diketahui bahwa dari delapan operator terdapat tujuh operator yang mengalami kelelahan kerja rendah, sedangkan satu operator mengalami kelelahan kerja tinggi.
Cite
CITATION STYLE
Putrisani, F. S., Nugraha, A. E., & Herwanto, D. (2023). Analisis Kelelahan Kerja Subjektif dengan Menggunakan Kuesioner Subjective Self Rating Test. STRING (Satuan Tulisan Riset Dan Inovasi Teknologi), 7(3), 258. https://doi.org/10.30998/string.v7i3.14485
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.