Abstract
Vitamin C merupakan salah satu nutrisi yang tidak bisa disintesis oleh manusia. Fungsi Vitamin C dalam tubuh sangat banyak, salah satunya sebagai antioksidan dan efek pada sistem imun. Vitamin C terbukti dapat melawan virus karena sebagai imunomodulasi, sehingga dapat meningkatkan produksi interferon dan mengatur sintesis sitokin proinflamasi. Vitamin C berhasil mencegah dan mengurangi pasien ICU pada ISPA. Vitamin C juga mepercepat kesembuhan pada penyakit flu. Pemberian terapi vitamin C diharapkan membantu dalam menurunkan morbiditas dan mortalitas pada COVID-19. Vitamin C pada tubuh pasien COVID-19 juga menurun, sehingga sangat dibutuhkan terapi vitamin C. Vitamin C dapat sebagai imunosupresan yang akan menghambat cytokin storm pada pasien COVID-19. Vitamin C dalam pasien yang terinfeksi virus dapat menghambat ROS. Pemberian vitamin C dengan dosis tinggi dapat membantu penyembuhan dalam dengan sepsis. Dokter di China melaporkan 50 pasien COVID-19 dengan pemberian vitamin C berhasil sembuh. Hal ini dapat membuktikan vitamin C dapat dijadikan terapi pada pasien COVID-19. Tujuan pembuatan literature review ini untuk mengatahui efektivitas vitamin C pada pasien COVID-19.
Cite
CITATION STYLE
Hasan, M., Levani, Y., Laitupa, A. A., & Triastuti, N. (2021). Pemberian Terapi Vitamin C pada COVID-19. JURNAL PANDU HUSADA, 2(2), 74. https://doi.org/10.30596/jph.v2i2.5754
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.