RESPON PETANI PADA PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI VUB PADI INPARI 24 DI KABUPATEN PANGKEP

  • Halil W
  • Yuliarsih E
  • Yusmasari Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
22Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Varietas Unggul Baru (VUB) merupakan salah satu teknologi yang berperan penting dalam peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian. Salah satu VUB yang mempunyai daya saing dan nilai ekonomi, baik rasa maupun manfaatnya adalah Inpari 24/beras merah. Tidak banyak petani yang bersedia memproduksi beras merah, meskipun harganya tinggi, hal ini berkaitan dengan sifat inovasi dari teknologi padi yang diterapkan.  Tujuan kegiatan ini untuk mengetahui respon petani pada penerapan teknologi padi Inpari 24.  Metode penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara langsung dengan petani menggunakan kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 25 orang. Analisis data menggunakan Teknik skor.Data dianalisis secara deskriptif.  Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa menurut petani, teknologi yang Sulit  dilaksanakan pada penerapan teknologi Inpari 24 adalah   Penggunaan VUB,  pemberian bahan organik,  sistem tanam legowo, pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan status hara tanah,  pengendalian OPT dengan pendekatan PHT, penyiangan dengan landak/gasrok dan  Pasca Panen.  Teknologi yang mudah dilakukan adalah :  penggunaan bibit muda (<21 hari), dan  tanam bibit 1-3 batang per rumpun,  penggunaan benih bermutu dan berlabel,  pengolahan tanah sesuai musim dan pola tanam, dan  panen tepat waktu dan gabah segera dirontok.

Cite

CITATION STYLE

APA

Halil, W., Yuliarsih, E. T., Yusmasari, Y., & Idaryani, I. (2021). RESPON PETANI PADA PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI VUB PADI INPARI 24 DI KABUPATEN PANGKEP. Jurnal Agrisistem : Seri Sosek Dan Penyuluhan, 17(2), 119–126. https://doi.org/10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v17i2.211

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free