Abstract
Telah dilakukan penelitian tentang lempung alam (bentonit) yang diaktivasi dengan berbagai variasi konsentrasi H 2 SO 4, dan dengan proses interkalasi menggunakan larutan Al 2 O 3.H 2 O. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi optimum untuk aktivasi lempung, berdasarkan karakter persentase montmorillonite dan keasaman total. Hal ini juga didukung oleh karakterisasi setelah proses interkalasi, yaitu karakter luas permukaan spesifik, volume pori total, radius pori rata-rata dan kandungan aluminium. Analisis persentase-Montmorilonit dilakukan dengan menggunakan difraksi sinar X; keasaman total ditentukan secara gravimetri; luas permukaan spesifik, volume pori total, dan jari-jari pori rata-rata diukur dengan S urface Area Analyzer NOVA dan kandungan aluminium ditentukan oleh Analisis Aktivasi Neutron. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivasi optimum pada konsentrasi H 2 SO 4 1,5 M mempunyai persentase montmorillonite optimum (91.335%) dan nilai keasaman meningkat 193.955% dari nilai keasaman bentonit alam. Karakter fisik dan kimia setelah interkalasi juga menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kadar aluminium (57,540%), luas permukaan spesifik (150,586%), volume total pori (73,236%) dan keasaman Total (203,504%) dari bentonit alam. Rerata jejari pori mengalami penurunan 10,274% setelah aktivasi dan penurunan 30,868% setelah proses interkalasi.
Cite
CITATION STYLE
Nugrahaningtyas, K. D., Widjonarko, D. M., Daryani, D., & Haryanti, Y. (2016). KAJIAN AKTIVASI H2SO4 TERHADAP PROSES PEMILARAN Al2O3 PADA LEMPUNG ALAM. ALCHEMY Jurnal Penelitian Kimia, 12(2), 190. https://doi.org/10.20961/alchemy.v12i2.1312
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.