Dialog Interfaith sebagai Jembatan Penginjilan: Studi Komparasi Paul F. Knitter dan Harold A. Netland

  • Hulu B
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pluralisme agama bukanlah sebuah hambatan bagi penginjilan dan juga dalam membangun kerjasama sosial antar umat beragama. Pemahaman kaum pluralisme agama yang mendaulat kerajaan Allah  (Paul F. Knitter) dengan mendistorsi finalitas Kristus sebagai model misi di era pluralisme agama justru dapat menimbulkan jurang dangkal dan sikap ambigu dalam membangun kerjasama antar umat beragama. Kerjasama sosial antar umat beragama secara prinsip semestinya dapat menjadi bingkai positif  tanpa mendistorsi keunikan dari keyakinan masing-masing agama yang ada. Dialog seharusnya dibangun berdasarkan keunikan masing-masing agama yang ada. Sehingga perbedaan menjadi warna tersendiri yang menambah khasanah keindahan sebuah kemajemukan.Melalui dialog, setiap orang terbuka dengan keyakinan agama lain dan menghargainya tanpa menghianti keyakinan agamanya sendiri (Harold A. Netland). Dialog menjadi menjadi salah satu alternatif dalam menjalankan misi Allah sebagai jembata penginjilan ditengah dunia yang beragam

Cite

CITATION STYLE

APA

Hulu, B. (2021). Dialog Interfaith sebagai Jembatan Penginjilan: Studi Komparasi Paul F. Knitter dan Harold A. Netland. Integritas: Jurnal Teologi, 3(1), 227–239. https://doi.org/10.47628/ijt.v3i1.51

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free