Dampak Psikologis Pernikahan Dini pada Remaja Putri di Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang

  • Permatasari O
  • Nurus Sa’adah
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor pendorong dan dampak psikologis yang dialami remaja putri setelah menjalani pernikahan dini di Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan tiga informan yang menikah di bawah usia 19 tahun, serta dokumen pendukung terkait. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan pengujian kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga faktor utama yang mendorong terjadinya pernikahan dini, yaitu keinginan pribadi karena saling mencintai, kehamilan di luar nikah, serta keterpaksaan akibat desakan calon suami. Selain itu, penelitian menemukan dampak psikologis berupa kecemasan, stres, perasaan tertekan, suasana hati yang mudah murung, dan peningkatan emosi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengungkapan pengalaman subjektif remaja putri dalam konteks sosial pedesaan, yang memperlihatkan bagaimana tekanan sosial, kesiapan psikologis, dan kondisi relasi mempengaruhi kesehatan mental setelah pernikahan dini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Permatasari, O., & Nurus Sa’adah. (2026). Dampak Psikologis Pernikahan Dini pada Remaja Putri di Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(4). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i4.911

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free