Perubahan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Makna Keimanan/ Kekafiran Ahli Kitab dengan Metode Tematik Digital Quran

  • Bin H.M. Yahya M
  • Rahmat M
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Mahasiswa Muslim memandang Ahli Kitab (pengikut agama non-Islam) sebagai kafir. Akibatnya, mereka menolak non-Muslim untuk menduduki jabatan publik karena mereka kafir. Padahal Al-Qur'an menegaskan bahwa di antara Ahli Kitab ada yang beriman, amanah, dan pelaku kebajikan. Solusi terbaik dengan mengembangkan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Al-Quran. Penelitian bertujuan menghasilkan model pembelajaran tematik digital Quran untuk memahami istilah Ahli Kitab dalam Al-Quran. Metode penelitian kuasi R&D. Uji-coba model di UNISBA dan UPI. Tema-tema yang dibahas: makna beriman, kafir, dan Ahli Kitab dalam Al-Quran. Hasil penelitian, pola pikir keagamaan mahasiswa berubah. Sebelum kuliah, mereka mengaitkan keimanan dan kekafiran dengan identitas agama. Adapun setelah kuliah, mereka mengasosiasikannya dengan karakter baik dan buruk. Menurut mereka, di antara Ahli Kitab ada yang beriman, tetapi lebih banyak yang kafir. Implikasinya, model pembelajaran tematik digital Qur'an cukup efektif mengubah pola pikir keagamaan mahasiswa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bin H.M. Yahya, M. W., & Rahmat, M. (2022). Perubahan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Makna Keimanan/ Kekafiran Ahli Kitab dengan Metode Tematik Digital Quran. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 6(1), 101–122. https://doi.org/10.21009/hayula.006.01.06

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free