PENGARUH PENGGUNAAN BATU LATERIT SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA KEKUATAN BETON

  • Ain M
  • Soeparlan A
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembangunan infrasrtuktur seperti perumahan, perkantoran, rumah sakit dan jembatan di Balikpapan tidak terlepas dari penggunaan beton. Ketersediaan bahan pembentuk beton di Balikpapan masih mengandalkan bahan baku yang berasal dari luar daerah, terutama agregat halus dan agregat kasar yang harus didatangkan dari daerah Palu. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka perlu dicari langkah-langkah penyelesaian untuk mengatasi kendala tersebut,salah satunya dengan memaksimalkan penggunaan batu laterit yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti parsial agregat kasar. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah dengan melakukan pengujian terhadap kuat tekan beton dengan variasi campuran batu laterit terhadap kerikil Palu dengan variasi campuran 10%, 20%, 30%, 40% dan 50 % yang diuji kekuatannya pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan optimum diperoleh pada variasi campuran 10 % batu laterit yaitu sebesar 25,1 MPa nilai ini mendekati kuat tekan beton normal yang menggunakan 100% kerikil Palu yaitu sebesarv25,8 MPa dan kuat tekan terendah yaitu pada variasi campuran 50% batu laterit yaitu sebesar 8,9 MPa

Cite

CITATION STYLE

APA

Ain, M. I. M., & Soeparlan, A. A. (2020). PENGARUH PENGGUNAAN BATU LATERIT SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA KEKUATAN BETON. Journal Dynamic Saint, 4(2), 869–875. https://doi.org/10.47178/dynamicsaint.v4i2.890

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free