Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Terapi Antiretrovial pada Orang Dengan HIV di Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya Kota Makassar

  • Ana J
  • Gobel F
  • Arman
N/ACitations
Citations of this article
124Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

HIV atau Human Immunodeficiency Virus adalah jenis virus yang menyerang/menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia Pengidap HIV memerlukan pengobatan Antiretroviral (ARV) untuk menurunkan jumlah virus HIV dalam tubuh agar tidak masuk kedalam stadium AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepatuhan terapi ARV pada ODHIV di YPKDS Kota Makassar Tahun 2020. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini semua pasangan positif HIV yang mengkonsumsi ARV di YPKDS Kota Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh jumlah sampel sebanyak 43 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisis data menggunakan uji bivariate dengan uji korelasi chi-square. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan terapi ARV yaitu p=0.031 (<0.05). Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan terapi ARV yaitu p=0.024 (<0.05). Ada hubungan antara dukungan kelompok sebaya dengan kepatuhan terapi ARV yaitu p=0.03 (<0.05). Ada hubungan antara efek samping obat dengan kepatuhan terapi ARV yaitu p=0.003 (<0.05). Diharapkan bagi peneliti selanjutnya sebaiknya meneliti faktor lain yang mempengaruhi kepatuhan terapi Antiretroviral pada ODHIV.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ana, J., Gobel, F. A., & Arman. (2020). Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Terapi Antiretrovial pada Orang Dengan HIV di Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya Kota Makassar. Window of Public Health Journal, 241–249. https://doi.org/10.33096/woph.v1i3.85

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free