Abstract
Riset ini mengkaji audit delay pada bisnis manufaktur bahan dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2023 dan kaitannya dengan ukuran perusahaan, profitabilitas, dan solvabilitas. Sebanyak 65 perusahaan, atau 195 observasi, dipilih menggunakan purposive sampling untuk riset ini, yang menggunakan teknik kuantitatif asosiatif. Riset dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dalam SPSS 26 menggunakan data sekunder yang dikumpulkan dari laporan tahunan perusahaan. Audit delay berkorelasi positif dengan solvabilitas dan secara signifikan berbanding terbalik dengan ukuran perusahaan dan profitabilitas, menurut data tersebut. Lebih lanjut, terdapat pengaruh menguntungkan yang cukup besar terhadap audit delay dari variabel kontrol, yaitu kebijakan relaksasi penyampaian laporan tahunan karena epidemi COVID-19. Ukuran bisnis merupakan penentu terpenting dalam audit delay, diikuti oleh profitabilitas dan solvabilitas. Hasil ini memperkuat teori sinyal, yang menyatakan bahwa perusahaan dengan utang yang signifikan cenderung menjalani audit yang lebih rumit dan memakan waktu, berbeda dengan perusahaan besar dan makmur yang diyakini menyampaikan sinyal positif melalui pelaporan yang lebih cepat. Untuk mendorong pelaporan keuangan yang tepat waktu, riset ini melengkapi literatur yang ada tentang variabel-variabel yang memengaruhi audit delay dan menawarkan implikasi praktis bagi regulator, auditor, dan manajemen perusahaan.
Cite
CITATION STYLE
Tandang Setiabudi, & Nurul Fachriyah. (2025). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Audit Delay (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Bahan Dasar yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021–2023). JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 3(3). https://doi.org/10.59945/jpnm.v3i3.670
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.