Penentuan Kadar Merkuri (Hg) pada Kerang Hijau (Perna viridis) di Pasar Serpong Menggunakan Mercury Analyzer Metode Direct Thermal Decomposition

  • Rosalita Permata Putri U
  • Rismaya R
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kerang hijau (Perna viridis) memiliki kemampuan untuk mengakumulasi logam dari lingkungan. Logam berat yang terakumulasi di dalam tubuh biota jika dikonsumsi dapat berdampak buruk terhadap kesehatan manusia. Salah satu logam berat berbahaya yang banyak mencemari air adalah logam merkuri (Hg). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat merkuri pada kerang hijau yang selanjutnya dibandingkan dengan ketetapan yang tertuang pada SNI 7387:2009 tentang batas maksimum cemaran logam berat dalam pangan. Penentuan kadar merkuri pada kerang hijau dilakukan menggunakan Mercury Analyzer dengan metode Direct Thermal Decomposition dengan panjang gelombang 253,7 nm. Sampel kerang hijau diperoleh dari beberapa pedagang Pasar Serpong. Kerang hijau ditemukan berasal dari pesisir muara sungai Kabupaten Tangerang yang terindikasi tercemar logam berat. Analisis dilakukan menggunakan deret standar yang memiliki nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,9997 dan nilai perolehan kembali (% recovery) sebesar 102,65%. Hasil penelitian dari 3 sampel yang diuji menunjukkan bahwa tidak ditemukan sampel yang melebihi baku mutu logam merkuri. Ketiga sampel kerang hijau yang dijual di Pasar Serpong aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rosalita Permata Putri, U., & Rismaya, R. (2023). Penentuan Kadar Merkuri (Hg) pada Kerang Hijau (Perna viridis) di Pasar Serpong Menggunakan Mercury Analyzer Metode Direct Thermal Decomposition. Food Scientia: Journal of Food Science and Technology, 3(1), 27–39. https://doi.org/10.33830/fsj.v3i1.4911.2023

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free