Abstract
Cooperative relaying dan teknologi-teknologi relay telah dipelajari secara aktif dan dipertimbangkan untuk sisitem-sistem komunikasi broadband mobile generasi mendatang. Teknologi relay tersebut diusulkan sebagai salah satu solusi untuk mengatasi masalah-masalah interferensi, coverage, kapasitas dan throughput didalam jaringan-jaringan selular dewasa ini. 3GPP LTE-Advanced, yang merupakan suatu standar generasi selular 4G LTE terbaru telah dirilis dan menyediakan solusi relaying tersebut pada salah satu fiturnya. Didalam tesis ini, kami menjelaskan mengenai tipe-tipe relay yang dispesifikasikan oleh standar 3GPP sebagai relay tipe 1 dan relay tipe 2, kemudian pembagian protokol layer dimana relay-relay tersebut beroperasi dan dirujuk sebagai layer 1 RN, layer 2 RN dan layer 3 RN dan terakhir mengenai skenario-skenario deploymennya, yaitu untuk menyediakan coverage di area-area yang baru (rural, urban, suburban dan indoor), meningkatkan throughput di area cell edge, memitigasi dead spot dan hot spot, menyediakan jaringan-jaringan sementara (temporary networks) dan group mobility. Kami menganalisa prospek dari teknologi terbaru tersebut dan mencatat bahwa relay-relay tersebut dapat digunakan untuk mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada jaringan-jaringan selular seperti yang dijelaskan diatas. Kami menyimpulkan bahwa relay adalah merupakan suatu solusi yang cost-effective sebagi pengganti atas pemasangan insfratruktur BTS (atau eNB) yang baru.
Cite
CITATION STYLE
R. Purnama. (2018). APLIKASI COOPERATIVE RELAYING PADA TEKNOLOGI LTE- ADVANCED DAN PROSPEKNYA DI INDONESIA. TEKNOKOM, 1(1), 23–38. https://doi.org/10.31943/teknokom.v1i1.19
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.