PENGARUH DEBIT INFLOW - OUTFLOW TERHADAP EFISIENSI SALURAN DAERAH IRIGASI GUNCI

  • Hafli T
  • Desmi A
  • Putri B
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Krueng Gunci yang menjadi sumber air untuk jaringan daerah irigasi Gunci yang memiliki luas areal layanan 105,97 ha. Permasalahan yang sering dihadapi adalah lahan pertanian tidak dapat terairi dengan baik terutama pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efisiensi saluran primer. Kondisi saluran pada ruas RG 10 mengalami kerusakan lebih banyak.  diperoleh efesiensi penyaluran di saluran primer Gunci sebesar 61,31%. Dengan demikian kehilangan air sepanjang saluran primer Gunci sebesar 28,69% dari efisiensi pada kondisi normal untuk saluran primer yaitu 90%. Berdasarkan hasil analisis dan observasi ke lapangan, penyebab berkurangnya efisiensi saluran adalah panjangnya saluran primer yang masih lanning dari tanah, sehingga banyak rumput liar, sedimen didalam saluran, dan rusak bangunan irigasi. maka upaya- upaya yang dapat dilakukan yaitu memelihara prasarana dan sarana pengairan sehingga kehilangan air akibat rembesan dan bocoran dapat ditekan sekecil mungkin. Adapun upaya meningkatkan efisiensi jaringan yaitu pelaksanaan linning pada saluran, pelaksanaan plesteran pada saluran,pelaksanaan linning dan plesteran pada saluran. Melakukan pengkajian mengenai kondisi fisik dan alat ukur pada jaringan irigasi Gunci.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hafli, T. M., Desmi, A., Putri, B., Fauzan, M., Fasdarsyah, F., Mukhlis, M., … Malasyi, S. (2022). PENGARUH DEBIT INFLOW - OUTFLOW TERHADAP EFISIENSI SALURAN DAERAH IRIGASI GUNCI. Malikussaleh Journal of Mechanical Science and Technology, 6(3), 48. https://doi.org/10.29103/mjmst.v6i3.10433

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free