Abstract
DM merupakan gangguan proses metabolisme gula darah yang berlangsung kronik ditandai dengan tingginya kadar gula darah yang diakibatkan gangguan pengeluaran insulin, resistensi insulin atau keduanya. Factor resiko DM terdiri dari factor yang dapat dimodifikasi yaitu berat badan lebih, kurangnya aktivitas fisik, hipertensi dan merokok serta factor yang tidak dapat dimodifikasi yaitu umur, jenis kelamin, riwayat keluarga dengan DM. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis factor resiko kejadian DM Tipe II pada Penderita DM. Metode penelitian yang digunakan secara analitik observasional dengan rancangan Case Control Study. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 118 orang, yaitu 59 orang kelompok kasus dan 59 orang kelompok kontrol. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Peneliti menggunakan uji chi - square dalam analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara berat badan lebih (p = 0,000) , aktifitas fisik (p = 0,000), hipertensi (p = 0,000) , umur (p = 0,000), riwayat keluarga dengan DM ((p = 0,000) dengan kejadian DM Tipe II. Namun hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan jenis kelamin (p= 0,696) dan merokok(p = 0,705) dengan kejadian DM Tipe II. Kesimpulan yaitu factor resiko yang mempengaruhi kejadian DM Tipe II adalah berat badan lebih, aktifitas fisik, hipertensi, umur dan riwayat keluarga dengan DM.
Cite
CITATION STYLE
Harefa, E. M., & Lingga, R. T. (2023). ANALISIS FAKTOR RESIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE II PADA PENDERITA DM DI KELURAHAN ILIR WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KECAMATAN GUNUNGSITOLI. Jurnal Ners, 7(1), 316–324. https://doi.org/10.31004/jn.v7i1.12686
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.