Abstract
Ada dua perspektif utama yang digunakan untuk membahas hoaks. Pertama, pendekatan edukatif yang menjelaskan bahaya hoaks dan solusi literasinya. Kedua, pendekatan keamanan dan hukum. Buku ini menempatkan hoaks dengan berbagai variannya sebagai wacana, tidak semata kegagapan individu dalam memproduksi dan mengonsumsi informasi. Fenomena hoaks terkait dengan asas dasar kehidupan demokrasi. Hoaks sebagai diskursus mengimplikasikan upaya membangun, mengokohkan, atau bahkan merebut legitimasi dan otoritas aktor sosial. Persis pada titik itu makna politik dalam judul bermuara. Makna kata politik yang lebih luas daripada sekadar politik pemerintahan atau formal. Pembahasan mengenai hoaks ditautkan kembali dengan ekosistem informasi publik Indonesia yang telah memiliki sejarah panjang akan monopoli, represi, industrialisasi, sampai politisasi.
Cite
CITATION STYLE
Ubaidillah. (2024). Politik Hoaks dan Hoaks Politik di Indonesia. Politik Hoaks dan Hoaks Politik di Indonesia. Penerbit BRIN. https://doi.org/10.55981/brin.790
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.