Teologi John Calvin dan Implikasinya Bagi Peran Pemimpin Ibadah Masa Kini

  • Handoko Y
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak: Pemimpin ibadah memiliki peranan penting dalam ibadah, namun dalam kenyataan di lapangan banyak pemimpin ibadah yang tidak memahami perannya sebagai pemimpin ibadah, sehingga ibadah yang dalam pandangan Calvin bersifat semarak dan membangun tidak terjadi, sebaliknya ibadah terkesan kaku. Penelitian ini hendak memaparkan peran pemimpin ibadah secara khusus dalam teologi John Calvin. Harus diakui bahwa Calvin tidak pernah secara khusus membahas tentang peran pemimpin ibadah, maka metode penelitian yang dilakukan peneliti adalah meneliti pemikiran-pemikiran teologis John Calvin dari berbagai sumber namun diutamakkan kepada karya tulis Calvin dan tafsiran-tafsiran yang dibuatnya serta tulisan-tulisan lain yang membahas pemikiran Calvin yang tentunya semua itu terimplikasi dalam gereja dan selanjutnya dari pemikiran-pemikiran teologis tersebut penulis menarik konklusi dalam kaitan peran pemimpin ibadah. Dari pemikiran teologis Calvin tampak bahwa ibadah sebenarnya adalah suatu momen yang begitu agung dan semarak karena di momen ibadah tersebut manusia yang berdosa dan tidak layak menghadap Allah yang Maha Kudus diundang untuk menghadap-Nya dan untuk bersekutu dengan-Nya. Kebenaran inilah yang harus dipahami oleh para pemimpin ibadah masa kini dan mampu dikomunikasikan kepada jemaat sehingga jemaat dapat beribadah dengan semarak dan membangun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Handoko, Y. (2025). Teologi John Calvin dan Implikasinya Bagi Peran Pemimpin Ibadah Masa Kini. Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, Dan Pendidikan, 8(2). https://doi.org/10.51730/ed.v8i2.203

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free