Abstract
Mortar geopolimer berbasis abu layang dengan penambahan metakaolin telah disintesis dan dikarakterisasi sifat termalnya. Rasio SiO2 /Al2 O3 dalam penelitian ini dipertahankan dengan nilai 3,46. Efek subtitusi abu layang dengan kaolin tatakan yang telah dikalsinasi pada suhu 750°C selama 3 jam memberikan informasi peningkatan nilai kuat tekan. Peningkatan nilai kuat tekan ini diyakini akibat berkurangnya kadar SiO2 yang tidak aktif dalam campuran bahan dasar, sehingga reaksi ikatan antara matrik dan partikel-partikel aluminosilikat semakin baik. Daya tahan terhadap suhu pada suhu 750°C selama 4 jam menunjukkan adanya penyusutan volume dan berkurangnya massa sampel, meskipun pengurangan massa sampel terjadi namun massa jenis semakin meningkat dan secara visual tidak terlihat adanya keretakan. Pengujian shock thermal juga menunjukkan bahwa mortar geopolimer yang disintesis mampu menahan adanya perubahan suhu secara mendadak. Oleh sebab itu mortar geopolimer dengan bahan abu layang/kaolin tatakan dapat digunakan sebagai material refraktori.
Cite
CITATION STYLE
Saukani, M., & Arief, S. (2018). Karakteristik Termal Mortar Geopolimer Berbasis Abu layang dan Kaolin Alam. Jurnal Fisika FLUX, 15(2), 139. https://doi.org/10.20527/flux.v15i2.5534
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.