Abstract
Perubahan indikator makroekonomi seperti inflasi dan nilai tukar rupiah diyakini secara teoritis memengaruhi pergerakan harga saham, sebagaimana dijelaskan dalam teori Efficient Market Hypothesis (EMH) dan Purchasing Power Parity (PPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan nilai tukar rupiah terhadap harga saham PT Mayora Indah Tbk selama periode 2014–2023. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Data sekunder diperoleh dari laman resmi Bank Indonesia dan aplikasi Trading View. Analisis data menggunakan regresi linear berganda yang didahului oleh uji asumsi klasik untuk memastikan validitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, ditunjukkan oleh thitung < ttabel (1,509 < 2,365) dan p-value > 0,05 (0,175 > 0,05). Sebaliknya, nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dengan thitung > ttabel (2,883 > 2,365) dan p-value < 0,05 (0,024 < 0,05). Secara simultan, inflasi dan nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap harga saham, dibuktikan dengan Fhitung > Ftabel (8,062 > 4,74) dan p-value < 0,05 (0,015 < 0,05). Temuan ini menegaskan pentingnya stabilitas makroekonomi dalam memengaruhi persepsi investor dan pengambilan keputusan di pasar modal, khususnya pada sektor fast moving consumer goods (FMCG). Oleh karena itu, perusahaan dan investor disarankan lebih responsif terhadap indikator makroekonomi, serta pembuat kebijakan perlu menjaga sinergi kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga kepercayaan pasar.
Cite
CITATION STYLE
Karlina, S., & Pangaribuan, H. (2025). Pengaruh Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Harga Saham PT Mayora Indah Tbk Periode 2014-2023. Jurnal Operasional Manajemen [JURAMA], 2(3), 733–741. https://doi.org/10.58174/jrm.volume:2.no:3.2025.271.hal:733-741
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.