Abstract
Pegunungan selatan Jawa bagian barat telah diketahui memiliki potensi deposit emas yang besar. Daerah Mekarbakti terletak pada kabupaten Garut diketahui memiliki urat kuarsa pembawa emas, namun penyebaran dan karakteristik urat terseubut kurang terdata dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kondisi geologi endapan dan karakteristik endapan epitermal di daerah penelitian baik secara alterasi, mineralisasi bijih, tekstur urat, maupun geokimia bijih. Kegiatan lapangan berupa pengambilan contoh beberapa tekstur urat, singkapan permukaan dan intibor. Analisis laboratorium meliputi analisis mineragrafi, geokimia berupa Fire Assay Atomic Absorption Spectrophotometry (FA-AAS) dan Inductively Coupled Plasma – Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Litologi daerah Mekarbakti tersusun oleh batuan vulkanik berupa lava andesit, intrusi andesit dan batuan piroklastika seperti breksi dan tuf. Hasil pemetaan membagi kedalam tiga alterasi hidrotermal yaitu zona silisifikasi (silica + - clay), zona argilik (kaolinite - smectite – illite - quarz) dan zona propilitik (chlorite – smectite – epidote - illite). Tekstur daerah penelitian didominasi brecciated, colloform, comb, lattice bladed dan cockade. Interpretasi tekstur urat menunjukan zona crystalline quartz, yang kaya logam dasar seperti galena, sfalerit dan kalkopirit dan zona crustiform – colloform yang biasanya mengandung emas dan perak. Urat di daerah penelitian memiliki kadar tertinggi mencapai 3,21 ppm Au dan 75,5 ppm Ag.
Cite
CITATION STYLE
Ardaraja, R. B., Winarno, E., Idrus, A., Verdiansyah, O., & Satriadi, S. (2022). Karakteristik Mineralisasi Endapan Emas Epitermal Sulfidasi Rendah di Daerah Mekarbakti, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat. Jurnal Geomine, 10(2), 101–115. https://doi.org/10.33536/jg.v10i2.1198
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.