peran orang tua dalam pencegahan perilaku sex pranikah pada remaja di bantul

  • Hidayat A
  • Nurhayati I
N/ACitations
Citations of this article
158Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Populasi remaja di Indonesia yang berusia 12-22 tahun mencapai sekitar 66 juta jiwa, di Yogyakarta jumlah remaja berusia 12-22 tahun adalah 832.200 jiwa di Kabupaten Bantul jumlah penduduk berumur 12-22 tahun sebanyak 132.000 jiwa1,2,3). Sementara menurut Fact Sheet yang dikeluarkan oleh PKBI Pusat, BKKBN dan UNFPA, sebanyak 15% remaja Indonesia pernah melakukan hubungan seksual dan studi yang dilakukan oleh PSS PKBI DIY menunjukkan bahwa 12,1% remaja SMA Yogyakarta pernah melakukan hubungan seksual 4).Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara peran orang tua dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMK N 1 BantulPenelitian ini adalah penelitian jenis analitik observasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi seluruh siswa SMKN 1 Bantul 462 siswan.Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability sampling dengan Purposive Sampling menggunakan  rumus  slovin didaptkan215 siswa. Instrumen menggunakan quesioner yang sudah dilakukan uji validitas dan reliabitilas.Hasil penelitian adalah peran orang tua kategori baik sejumlah 162 responden (75,3%), perilaku seks pranikah dengan kategori ringan 110 siswa (51,2%). Analisa menggunakan chi square dengan hasil (p-value=0,000) < 0,05.Kesimpulan penelitian adalah ada hubungan anatara peran orang tua dengan perilaku sekes pra nikah pada remaja di SMK N 1 Bantul.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayat, A. R., & Nurhayati, I. (2020). peran orang tua dalam pencegahan perilaku sex pranikah pada remaja di bantul. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 5(1), 71. https://doi.org/10.35842/formil.v5i1.304

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free