TUBIBA (Tubian Baca) Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa

  • Zulvarina P
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Kita kurang menyadari bahwa rendahnya minat baca membawa efek negatif yang tidak kecil. Banyak contoh akibat kurang cintanya masyarakat terhadap buku. Mereka cenderung terpesona dengan budaya pop yang kerap menjerumuskan pada tindakan seperti vandalisme, tawuran, narkoba, dan tindakan lain yang merusak fisik maupun jiwa. Lebih-lebih media elektronik (televisi dan internet), yang kebanyakan berisi tayangan hiburan, pornografi, iklan komersial, dan hal-hal hedonistis lainnya menjauhkan masyarakat dari budaya membaca. Artikel ini akan membahas tawaran solusi atas permasalahan minat baca tersebut. Solusi dari tawaran permasalahan minat baca adalah dengan metode drill atau bisa disebut dengan metode TUBIBA (Tubian Baca). TUBIBA adalah keberadaan proses yang dilakukan berulang-ulang dan berkesinambungan. Diharapkan, melalui proses drill tersebut, siswa dapat dimodifikasi perilakunya atau dibentuk kebiasaannya. Pada akhirnya, siswa menjadi biasa membaca dan memunyai minat baca yang baik. Desain TUBIBA di dalam kelas adalah dengan drill membaca dilaksanakan pada setiap pertemuan setiap mata pelajaran selama kurang lebih lima belas menit. Selain itu dengan memilih bahan bacaan yang tepat oleh guru merupakan kunci keberhasilan dari metode TUBIBA. Kata Kunci : membaca, minat baca, metode TUBIBA.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zulvarina, P. (2018). TUBIBA (Tubian Baca) Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Baca Siswa. AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies, 3(1), 56–64. https://doi.org/10.58788/alwijdn.v3i1.120

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free