Analisis Survival pada Penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Menggunakan Metode Kaplan Maier

  • Mondri F
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Metode Kaplan-Meier merupakan suatu teknik analisis survival yang berguna untuk menentukan probabilitas bertahan hidup bagi individu yang merupakan penderita dari suatu penyakit. Metode ini menghitung keberlangsungan hidup para pasien dengan cara memberikan proporsi survival yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara umur dengan durasi pengobatan dan kondisi pasien. Probabilitas kelangsungan hidup pasien demam berdarah dengue (DBD) dianalisis menggunakan metode Kaplan-Meier di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan durasi pengobatan atau kondisi pasien DBD di RSUD tersebut. Dalam penelitian ini dapat ditarik kesimpulan, yakni pasien DBD memiliki peluang 100% untuk bertahan hidup sebelum ada pasien yang meninggal. Namun satu pasien meninggal selama proses observasi, mengurangi kemungkinan keberlangsungan hidup menjadi 99,1%. Pemantauan gejala klinis secara terus menerus dianjurkan untuk memprediksi diagnosis infeksi Virus Dengue yang benar. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk melanjutkan studi sero-epidemiologi di banyak wilayah Indonesia

Cite

CITATION STYLE

APA

Mondri, F. F. (2024). Analisis Survival pada Penderita Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Menggunakan Metode Kaplan Maier. Indonesian Council of Premier Statistical Science, 3(1), 21. https://doi.org/10.24014/icopss.v3i1.31646

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free