SOSIALISASI RISIKO ERGONOMI DALAM PENCEGAHAN KELUHAN GANGGUAN OTOT RANGKA (GOTRAK) PADA KELOMPOK TANI DI DESA KARANGLIGAR, KARAWANG

  • Nana Rahdiana
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gangguan otot rangka (gotrak) adalah ganguan kesehatan dan cidera yang banyak dikeluhkan para petani. Beberapa faktor risiko ergonomi yang teridentifikasi terjadi karena faktor pekerjaan itu sendiri yang terkait dengan postur, beban, lama waktu kerja (durasi), frekuensi, dan lingkungan kerja. Faktor-faktor tersebut apabila terpapar secara terus-menerus dapat mengganggu kesehatan pekerja. Faktor risiko ergonomi lainnya yaitu faktor internal dari individu pekerja, seperti: faktor usia, masa kerja, kebiasaan merokok, dan lain sebagainya. Faktor individu ini dapat mempengaruhi tingkat keluhan ganguan otot rangka (gotrak). Proses kerja petani di sawah cukup banyak dan memakan waktu yang lama, mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman padi, pemeliharaan, penyiangan dan panen. Pekerjaan didominasi oleh jenis pekerjaan manual. Pekerjaan ini mengandung berbagai risiko kesehatan sebagai berikut: (1). Gangguan otot dan tulang akibat kerja, akibat postur tubuh dan tenaga yang digunakan; (2). Kelelahan yang berlebihan akibat durasi pekerjaan, (3). Kelelahan akibat kondisi lingkungan kerja; (4). Risiko terkait individu khususnya gangguan reproduksi bagi wanita yang sedang hamil. Selain penggunaan APD, kegiatan penyuluhan dan sosialisasi risiko ergonomi sebagai upaya pencegahan keluhan gangguan otot rangka (gotrak). Melakukan gerakan peregangan tubuh secara teratur dapat mengendurkan otot dan meningkatkan jangkauan gerak tubuh. Selain itu, melakukan peregangan juga dapat menurunkan risiko cedera seperti keseleo, yang memengaruhi ligamen, atau ketegangan, yang memengaruhi otot atau tendon. Peregangan juga dapat mengurangi rasa sakit dari kondisi kronis, seperti osteoarthritis dan nyeri punggung bawah. Perbaikan dilakukan dengan menyesuaikan tuntutan tugas dengan kemampuan fisik dan mental petani, serta mengendalikan faktor risiko ergonomi yang bersumber dari pekerjaan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nana Rahdiana. (2023). SOSIALISASI RISIKO ERGONOMI DALAM PENCEGAHAN KELUHAN GANGGUAN OTOT RANGKA (GOTRAK) PADA KELOMPOK TANI DI DESA KARANGLIGAR, KARAWANG. JURNAL BUANA PENGABDIAN, 5(2), 1–13. https://doi.org/10.36805/jurnalbuanapengabdian.v5i2.5652

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free