Abstract
Latar belakang: Komplikasi diabetes mellitus yang sering di jumpai yaitu luka kaki diabetik. Ketidak mampuan keluarga melakukan perawatan kaki di sebabkan beberapa faktor yaitu pengetahuan, sosial ekonomi dan dukungan keluarga. Kemandirian keluarga sangat diperlukan dalam keberhasilan perawatan kaki pada pasien diabetes yang menjalani perawatan kaki dirumah. Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat kemandirian keluarga dalam melakukan foot care pada penderita diabetes mellitus di wilayah kerja Puskesmas Kedung Doro Surabaya. Metode: Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Tekhnik sampling menggunakan probability sampling dengan metode simple random sampling dan diperoleh jumlah 92 responden, instrumen kemandirian keluarga menggunakan kuesioner. Data disajikan dalam bentuk tabulasi distribusi frekuensi Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemandirian responden dalam kategori kemandirian 4 yaitu 31,5%, kemandirian 2 yaitu 29,3%, kemandirian 3 yaitu 20,7 % dan kemandirian I yaitu 18,5 %. Kesimpulan :Keluarga hendaknya berperan serta aktif bersama tenaga kesehatan di puskesmas dalam meningkatkan kemandirian untuk merawat anggota keluarga yang menderita diabetes mellitus terutama dalam melakukan foot care untuk mencegah terjadinya luka kaki diabetes dan komplikasi lebih lanjut.
Cite
CITATION STYLE
Ernawati, D. (2020). KEMANDIRIAN KELUARGA DALAM MELAKUKAN FOOT CARE PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNG DORO SURABAYA. Jurnal Keperawatan Malang, 5(1), 10–16. https://doi.org/10.36916/jkm.v5i1.101
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.