Teknik Pemijahan Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) secara Buatan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam, Jambi

  • Andini T
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) adalah spesies ikan air tawar bernilai ekonomis dan berpotensi untuk dikembangkan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menambah informasi mengenai teknik pemijahan ikan jelawat di BPBAT Jambi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah praktek langsung dilapangan pada budidaya jelawat di BPBAT Jambi. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Hasil dari studi yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa pemijahan ikan jelawat Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Jambi dilakukan secara buatan dengan perbandingan induk jantan dan induk betina yaitu 1;2. Waktu laten ovulasi ikan jelawat yaitu 4-12 jam setelah dilakukan penyuntikan terakhir pada induk betina dan jika belum terjadi ovulasi maka dilakukan pengecekan setiap 2 jam selanjutnya. Jumlah telur yang diperoleh dengan berat induk 2,5 kg didapat total telur 219.724 butir dan telur yang terbuahi 173.428 butir maka (FR) yang didapat yaitu 78,93%. Derajat penetasan sebesar 73,805% menghasilkan larva  sebanyak 128.000 ekor.

Cite

CITATION STYLE

APA

Andini, T. (2023). Teknik Pemijahan Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) secara Buatan di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Sungai Gelam, Jambi. South East Asian Aquaculture, 1(1), 24–29. https://doi.org/10.61761/seaqu.1.1.24-29

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free