Abstract
Pada proses penggorengan kerupuk amplang dilakukan secara manual. Dengan cara ini sering terjadi kegosongan amplang sehingga ada yang harus dibuang. Tujuan perekayasaan alat ini untuk mengatasi masalah gosong yang terjadi pada proses penggorengan. Metode penelitian ini dilakukan dengan identifikasi gambar kerja, pembuatan, pengujian awal dan uji unjuk kerja alat. Pengujian unjuk kerja dengan cara penimbangan adonan lalu adonan dimasukkan ke dalam wajan penggorengan yang telah diisi minyak goreng yang telah dipanasi, setelah itu motor penggerak dihidupkan untuk mengaduk amplang dan waktu penggorengan dicatat. Setelah amplang masak, amplang dikeluarkan dari wajan lalu ditimbang. Dilakukan pengulangan empat (4) kali serta pengamatan secara visual. Hasil uji dapat disimpulkan bahwa alat dapat mengatasi kegosongan karena pengadukan dilakukan oleh motor listrik sehingga merata dan adonan tidak kontak langsung dengan wajan luar yang kontak dengan sumber panas. Tepung yang ada pada permukaan adonan saat digoreng jatuh ke wajan luar sehingga tidak mengotori permukaan amplang. Kapasitas alat penggoreng 12 kg/batch. Rendemen 70 %. Waktu penggorengan amplang rata-rata 35 menit. Kecepatan pengadukan dapat diatur putarannya dengan jangkauan yang lebar dari 30 rpm sampai dengan 52,5 rpm tidak mengakibatkan amplang keluar dari wajan.
Cite
CITATION STYLE
Sulharman, S. (2021). Rekayasa dan Uji Unjuk Kerja Alat Penggoreng Amplang Mekanis : Penerapan pada UD. Mawar Sari di Samarinda. Jurnal Riset Teknologi Industri, 15(2), 372. https://doi.org/10.26578/jrti.v15i2.7134
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.