Abstract
Penelitian kualitatif ini membahas pembentukan karakter di sekolah dan madrasah. Tulisan dengan studi kepustakaan ini fokus pada tiga hal, yaitu penerapan pembentukan karakter; peran guru, serta pendukung dan penghambat pembentukan karakter. Penelitian ini menghasilkan beberapa hal berikut. Pertama, penerapan pembentukan karakter dapat dilakukan dengan menggunakan delapanbelas nilai budaya dan karakter bangsa yang dirumuskan pendidikan nasional Indonesia dan lainnya. Kedua, peran guru dalam pembentukan karakter, antara lain: evaluator, motivator, konselor, pembimbing, dan mediator demi terbentuknya karakter peserta didik secara maksimal. Ketiga, faktor pendukung pembentukan karakter, antara lain: pengalaman pra sekolah, tingkat kecerdasan, kreativitas, motivasi belajar, sikap dan kebiasaan belajar, serta lingkungan sekolah yang positif. Keempat, faktor penghambat pembentukan karakter, antara lain: kukuhnya pengaruh paham behaviorisme dalam sistem pendidikan, kapasitas SDM pendidik yang masih rendah, tuntutan zaman yang semakin pragmatis, sikap dan pendirian yang kurang menguntungkan bagi tegaknya demokratisasi pendidikan, dan beberapa hal lainnya.
Cite
CITATION STYLE
Shofwan, A. (2022). Studi Tentang Penerapan Character Building Di Sekolah Dan Madrasah. Lifelong Education Journal, 2(1), 19–25. https://doi.org/10.59935/lej.v2i1.45
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.