Abstract
Latar Belakang : Hepatocellular carcinoma (HCC) merupakan pertumbuhan sel yang berlangsung tidak normal pada bagian hati yang ditandai dengan meningkatnya jumlah sel dalam hati. Masalah Pola nafas tidak efektif dapat terjadi karena keterbatasan pengembangan diafragma, penurunan energi. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen jalan nafas pada pasien Hepatocellular carcinoma dengan masalah pola nafas tidak efektif. Metode: Menggunakan study kasus pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup pengkajian, penentuan diagnosa, penentuan intervensi keperawatan, implementasi hingga evaluasi pada tahun 2022 dengan subyek partisipan penelitian satu orang dengan diagnosa Hepatocellurar carcinoma dan mengalami pola nafas tidak efektif. Penelitian dilaksanakan 13-15 januari 2022, bertempat di RSUD Dr. Margono Soekarjo. Data dikumpulkan melalui format pengkajian, observasi, wawancara dan pemeriksasan dan data sekunder rekam medis. Analisis deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Hasil: Hasil penelitian pasien mengalami Pola nafas tidak efektif yang disebabkan keterbatasan pengembangan diafragma dan penurunan energi. Hasil implementasi manajemen jalan nafas selama tiga hari perawatan menunjukkan terjadinya penurunan frekuensi nafas dan tidak adanya dispnea. Kesimpulan: Manajemen jalan nafas efektif diberikan untuk mengatasi masalah pola nafas tidak efektif. Penelitian menyarankan untuk penetapan standar manajemen jalan nafas bagi pasien dengan hepatocellurar carcinoma.
Cite
CITATION STYLE
Saputri, K. A., & Yudhono, D. T. (2022). Manajemen Jalan Nafas Pasien Heptocellurar Carsinoma Dengan Masalah Pola Nafas Tidak Efektif. JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka, 2(2), 126–131. https://doi.org/10.36086/jkm.v2i2.1226
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.