Abstract
Aksara etnis Mandailing merupakan warisan leluhur yang sangat berharga dalam kebudayaan bangsa kita, warisan leluhur ini semakin lama semakain punah dikarenakan kurangnya minat dari generasi milenial saat ini untuk mempelajari kembali aksara etnis Mandailing ini yang sering disebut “surat batak Mandailing”. Untuk menghindari warisan leluhur ini tergerus oleh zaman, yang dapat menyebabkan generasi berikutnya tidak mengenal lagi aksara mandailing serta demi melestarikan kembali budaya bangsa ini, penelitian ini mencoba memaparkan atau menyajikan apa yang didapat dari referensi yang ada. Penulisan ini dituangkan dalam karya animasi edukatif yang dirancang dengan Macromadia flash. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini dengan Model Iteratif (Iterative model). Penerapan animasi interaktif ini diharapakan dapat membantu dalam mensosialisakan aksara etnis Mandailing ini kembali di lingkungan sekolah (dunia pendidikan) maupun kepada masyarakat khususnya masyarakat Mandailing. Diharapakan juga aplikasi ini dapat dimasukkan kedalam playstore dan ios untuk memudahkan masyarakat mempelajari dan menggunakannya.
Cite
CITATION STYLE
Lubis, B. O., Ghofar Taufiq, Agus Salim, & Budi Santoso. (2020). Penerapan Model Iteratif pada Animasi Edukatif Pengenalan Aksara Mandailing sebagai Pelestarian Warisan Budaya Bangsa. SATIN - Sains Dan Teknologi Informasi, 6(2), 34–45. https://doi.org/10.33372/stn.v6i2.665
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.