KONFLIK PERAN GANDA DAN STRES KERJA POLISI WANITA DI POLDA SULAWESI SELATAN

  • Sari R
  • Maulida S
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Polwan yang menjalankan dua peran yakni sebagai kodratnya seorang wanita dan juga tugasnya sebagai polisi tentunya tidaklah mudah. Menjadi seorang ibu rumah tangga yang baik dan menjadi polwan yang baik merupakan peran yang harus dijalankan. Dua peran yang dilaksanakan oleh seorang wanita tidak jarang mengalami konflik peran ganda yang berakibat pada terjadinya stres kerja dan akan mempengaruhi kinerja polwan tersebut. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stres kerja ditinjau dari konflik peran ganda Polwan Polda Sulsel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik peran ganda mempengaruhi stres kerja Polwan Polda Sulsel. Stres kerja menyebabkan kinerja menurun dengan terus mengulur waktu dalam menyelsaikan pekerjaannya, timbulnya konflik dalam diri dan membuat seseorang lebih mudah emosi, menjadi malas mengikuti apel pagi dan tidak fokus dalam bekerja, mempengaruhi kepuasan kerja, stres kerja mengakibatkan pekerjaan jadi terbengkalai dan berkurangnya produktivitas kerja.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sari, R., & Maulida, St. N. (2021). KONFLIK PERAN GANDA DAN STRES KERJA POLISI WANITA DI POLDA SULAWESI SELATAN. Jurnal Administrasi Negara, 27(3), 228–248. https://doi.org/10.33509/jan.v27i3.1613

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free