Analisis Kadar Iodium dalam Garam Bermerek Produksi Sulawesi Selatan yang Beredar di Makassar dengan Metode Iodometri Tahun 2025

  • Wening Hafada
  • Rais Razak
  • Aminah
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Garam beriodium merupakan sumber utama iodium yang berperan penting dalam pencegahan gangguan akibat kekurangan iodium. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar iodium pada garam bermerek produksi Sulawesi Selatan yang beredar di Kota Makassar menggunakan metode iodometri serta menilai kesesuaiannya dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) 3556:2024 yaitu 30-80 mg/kg. Sampel penelitian terdiri dari sembilan garam bermerek yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang memiliki izin edar BPOM dan label fortifikasi iodium. Metode analisis yang digunakan meliputi uji kualitatif, semi kuantitatif, dan kuantitatif. Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa seluruh sampel mengandung iodium, sedangkan uji semi kuantitatif menunjukkan adanya variasi kadar iodium antar sampel. Penentuan kadar iodium secara kuantitatif menggunakan titrasi iodometri menunjukkan bahwa kadar iodium pada sampel berada pada kisaran 2,854–40,912 mg/kg. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa hanya satu merek garam yang memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wening Hafada, Rais Razak, & Aminah. (2026). Analisis Kadar Iodium dalam Garam Bermerek Produksi Sulawesi Selatan yang Beredar di Makassar dengan Metode Iodometri Tahun 2025. JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin, 4(2). https://doi.org/10.59945/jpnm.v4i2.1160

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free