Karakteristik minyak belut (Monopterus albus) asap dari Desa Barania, Kabupaten Sinjai dengan metode pengasapan berbeda

  • Putri T
  • Mansur H
  • Iramayosopa I
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Belut (Monopterus albus) merupakan sumber protein dan mineral penting bagi manusia. Belut mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6 yang bermanfaat untuk kesehatan otak, jantung, dan respon imun. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan rendemen dan komposisi asam lemak dari minyak belut asap dingin dan cair. Minyak belut diekstraksi dengan metode dry rendering menggunakan panas dari pengasapan. Ekstraksi minyak belut asap dilakukan menggunakan dua metode pengasapan, yaitu metode pengasapan dingin (cold smoked) dengan suhu 30-60°C selama ±4 jam dan metode pengasapan cair (liquid smoked) dengan suhu 120-150°C selama ±2 jam. Analisis komposisi asam lemak menggunakan gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi (8%) terdapat pada minyak belut asap cair. Komposisi asam lemak pada minyak belut asap dingin terdiri dari 17 jenis asam lemak, dengan asam lemak linoleat 22,96% menjadi yang paling dominan. Sedangkan, pada minyak belut asap cair terdiri dari 15 jenis asam lemak, dengan asam lemak palmitat 36,56% menjadi yang paling dominan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, T. W., Mansur, H., & Iramayosopa, I. (2024). Karakteristik minyak belut (Monopterus albus) asap dari Desa Barania, Kabupaten Sinjai dengan metode pengasapan berbeda. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia, 27(3), 174–185. https://doi.org/10.17844/jphpi.v27i3.45910

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free