Abstract
Abstract.This study aims to explores the relationship between teacher-student closeness and the academic achievement of students with special needs. Teacher-student closeness is characterized by warmth, openness, and affection, enabling students to see teachers as secure attachment figures. Such relationships are vital for learning outcomes and developmental progress in school. Using a quantitative correlational method, the research involved 116 special-needs students and 110 inclusion school teachers in Bandung City, selected through purposive sampling. Data were collected using the Student-Teacher Relationship Scale (STRS), adapted into Indonesian based on Pianta’s (2001) model, with a Likert scale. The results indicate that Spearman’s Rho correlation test yielded a correlation coefficient 0.380, suggesting a positive relationship between teacher-student closeness and students’ academic achievement. The findings suggest that teachers should prioritize fostering warm relationships to encourage students’ openness and exploration. Schools are also encouraged to provide facilities and activities to strengthen teacher-student bonds, supporting students' growth and development at school. Abstrak. Penelitian ini ditujukan untuk mengkaji hubungan antara kedekatan guru-siswa dengan prestasi belajar siswa berkebutuhan khusus. Kedekatan guru-siswa ditandai dengan kehangatan, keterbukaan, dan kasih sayang, yang memungkinkan siswa memandang guru sebagai figur attachment yang aman. Relasi antar guru dan anak ini sangat penting untuk capaian pembelajaran dan kemajuan perkembangan anak di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 116 siswa berkebutuhan khusus dan 110 guru sekolah inklusi di Kota Bandung yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Student-Teacher Relationship Scale (STRS) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia berdasarkan model Pianta (2001) dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji korelasi Spearman’s Rho menghasilkan koefisien korelasi sebesar 0.380, yang menunjukkan adanya hubungan positif antara kedekatan guru-siswa dengan prestasi akademik siswa berkebutuhan khusus. Temuan ini mengindikasikan bahwa guru sebaiknya memprioritaskan dalam membangun hubungan yang hangat untuk mendorong keterbukaan dan eksplorasi siswa. Selain itu, sekolah juga dianjurkan untuk menyediakan fasilitas dan kegiatan yang dapat mempererat hubungan antara guru dan siswa, guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan siswa di sekolah.
Cite
CITATION STYLE
Diva Athiya Khairunnisa, & Dewi Rosiana. (2025). Hubungan antara Kedekatan Guru-Siswa dan Prestasi Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus. Bandung Conference Series: Psychology Science, 5(1), 17–24. https://doi.org/10.29313/bcsps.v5i1.15847
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.