DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA

  • Sitanggang A
  • Zai Z
  • Pratama I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Biji ketumbar (Coriandrum Sativum L) memupakan tanaman yang berasal dari Mediterranean, dan Timur Tengah, masyarakat Indonesia umumnya di manfaat kan sebagai bumbu masak. Biji ketumbar sering juga digunakan untuk penyakit diabetes, diuretic, hypolipidemia, anti- fungal, antibiotic baik jamur maupun bakteri, antioxidan, dan anti-inflamasi. Ekstraksi biji ketumbar dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%. Konsentrasi yag digunakan 50%, 75%, dan 100%, dengan control positif gentamisin 10mcg (OXOID) serta control negative (aquadest steril). Pengujian dilakukan dua kali pengulangan dengan metode difusi cakram. Skrining fitokimia ekstrak biji ketumbar menunjukan adanya senyawa alkaloid, saponin, tannin, flavonoid, fenolik, Triterpenoid, dan glikosida. Hasil pengujian menunjukan bahwa ekstrak biji ketumbar mampu menghambat petumbuhan bakteri pseudomonas aeruginosa. Ekstrak biji ketumbar yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri pseudomonas aeruginosa adalah konsentrasi 100% dan rata-rata diameter 8,20 mm dengan daya hambat tergolong besar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sitanggang, A. K. T., Zai, Z. J. P., Pratama, I. H., & Amansyah, A. (2021). DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI KETUMBAR (CORIANDRUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI PSEUDOMONAS AERUGINOSA. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 7(3), 128–133. https://doi.org/10.22487/htj.v7i3.470

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free