Abstract
Desa Taro merupakan salah satu desa tertua di Bali dimana masyarakatnya telah menerapkan konsep berkehidupan di Bali sejak awal. Desa Taro terkenal akan sejarah cerita perjalanan suci Rsi Markandya ke timur untuk mencari pencerahan. Namun, walau dengan potensi alam dan sejarah yang ada di Desa Taro. Desa Taro masih belum begitu dikenal dengan baik oleh wisatawan dan ingin meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Untuk mewujudkan itu, maka dibutuhkan promosi dengan media yang tepat dan sesuai. Adapun masalah yang diangkat dalam kasus ini seperti apa saja media yang tepat untuk promosi wisata Desa Taro serta bagaimana merancang media tersebut agar efektif, komunikatif dan informatif. Tujuannya adalah membantu menaikkan citra Desa Taro agar lebih dikenal lebih baik oleh wisatawan dan menaikkan jumlah kunjungan ke Desa Taro. Metode pengumpulan data dalam perancangan media promosi ini adalah studi literatur, referensi yang berasal dari hasil dokumentasi dan observasi lapangan. Dari obervasi di Desa Taro, ditemukan bahwa kurangnya media promosi yang dapat menginformasikan tentang Desa Taro, sejarah, potensi alam dan fitur wisata yang dimiliki Desa Taro. Konsep desain yang dipilih adalah Vintage. Media terpilih untuk mensosialisasikan program ini adalah, pocket guide, poster, folder, x-banner, signboard, iklan media sosial, iklan majalah, peta, tiket dan katalog karya.
Cite
CITATION STYLE
Bayubratha, G. H., Julianto, I. N. L., & Putra, G. B. S. (2021). Desain Media Promosi Wisata Desa Taro di Gianyar-Bali. AMARASI: JURNAL DESAIN KOMUNIKASI VISUAL, 2(01), 93–103. https://doi.org/10.59997/amarasi.v2i01.81
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.