Abstract
Kisah Nabi Yusuf As, kisah terbaik dalam Al-Qur’an atau dalam firman Allah disebut ahsanal Qashashi, merupakan kisah nyata terbaik dan terindah sepanjang masa. Keteladanan Nabi Yusuf As melalui wahyu Ilahi kepada Nabi Muhammad SAW bukanlah cerita yang dibuat-buat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kisah Nabi Yusuf As yang mengandung nilai-nilai Islami sesuai dengan fitrah manusia untuk pendidikan mental dan spiritual. Kebanyakan orang mengakui Nabi Yusuf As hanya karena ketampanan dan kecantikan parasnya saja padahal nyatanya Nabi Yusuf As mempunyai lebih dari itu karena beliau mempunyai akhlak yang cantik dan mulia. Allah memujinya sebagai orang yang selalu berbuat baik. Menerapkan akhlak mulia yang dimiliki para nabi merupakan bagian dari ketakwaan dan ketaqwaan kepada Allah. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka (library research) untuk memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang relevan dengan penelitian. Menyediakan peralatan yang diperlukan, mengatur waktu, dan membaca atau mencatat materi penelitian adalah empat tahap studi pustaka dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai-nilai yang terkandung dalam kisah Yusuf, yang menjadikan pembelajaran bagi umat manusia dalam berakhul karimah yaitu; Nilai-nilai sopan santu kepada yang lebih tua, sikap saling terbuka dan rasa sayang terhadap orang tua serta saudara, sabar dan pemaaf, dan Nabi Yusuf merupakan seorang yang cerdas (fathanah), dapat dipercaya (amanah), jujur (Siddiq), menyampaikan (tablig).
Cite
CITATION STYLE
Kardiyanto, W. (2023). Nilai Pendidikan Akhlak dalam Al-Quran (Studi atas Kisah Nabi Yusuf dan Korelasinya dengan Kasus di Indonesia). ISEDU : Islamic Education Journal, 1(2), 60–67. https://doi.org/10.59966/isedu.v1i2.804
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.