PERAN KONSELOR MULTIKULTUR DALAM PENDIDIKAN SOCIAL JUSTICE UNTUK MEMENUHI HAK LANSIA

  • Farjantoky B
N/ACitations
Citations of this article
6Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Lansia merupakn salah satu fase dimanan akan dialami setiap manusia. Keadaan tersebut akan terlihat ketika telah mencapai usia di atas 60 tahun keatas. Dengan melihat kondisi tersebut dapat di pastika bahwa terdapatnya permaslahan yang di alami oleh lansia, Khususnya berhubungan dengan berkurangya efetifitas fisik untuk pengoptimalan dalam beraktifitas. selain itu juga, dengan keadaan tersebut menimbulkan kurangnya penerimaan dimasyarakat, sehingga lansia akan merasakan kuranya di hargai seperti selayaknya manusia pada fase sebelumnya. keadaan tersebut akan sangatlah dibutukan dengan adanya suatu keadilan sosial (social justicte). Dengan adanya sosial justice, lansia akan mendapatkan distribusi dan keadilan yang akan menjadikan lebih baik untuk mendapatkan hak pengakuan. oleh karenanya konselor sebgai seorang yang dapat memberikan sosial justice terhadap lansia dalam suatu lingkup populasi khusus, memiliki tugas untuk memberikan pendidikan keadilan dan peranan penting dalam menciptakan suatu pribadi yang memiliki kapasitas dan dapat terpenuhinya hak-haknya dalam pengakuan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Farjantoky, B. (2020). PERAN KONSELOR MULTIKULTUR DALAM PENDIDIKAN SOCIAL JUSTICE UNTUK MEMENUHI HAK LANSIA. Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling, 1(01), 34–41. https://doi.org/10.36728/cijgc.v1i01.1171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free